Peranan Elektronika Daya dalam Industri Baja

Peranan Elektronika Daya dalam Industri BajaElektronika daya merupakan salah satu bidang ilmu dalam sistem kelistrikan yang mempelajari tentang konversi daya listrik. Tujuan dari artikel ini adalah membahas tentang peranan atau aplikasi elektronika daya dalam industri baja secara umum. Biasanya penggunaan elektronika daya dalam sebuah industry baja yaitu system penggerak motor listrik dan system kendali industrinya.

PENDAHULUAN

Dewasa ini, elektronika daya adalah teknologi yang cukup maju di bidang tenaga listrik yang membahas tentang konversi daya listrikdengan menggunakan prinsip utamanya yaitu proses penyaklaran (switching) pada komponen semikonduktor. Dengan pengembangan teknologi semikonduktor daya, batas daya yang dapat ditangani dan kecepatan penyaklaran dari komponen daya meningkat sangat pesat. Pengembangan teknologi mikroprosesor memberikan pengaruh yang sangat besat pada pengendalian strategi kendali pada peralatan semikonduktor daya.

“Peralatan daya modern menggunakan semikonduktor daya yang dapat diumpakan sebagai otot dan mikro elektronik yang memiliki kemampuan dan kecerdasan otak”[1]. Elektronika daya memiliki banyak aplikasi pada kehidupan di zaman sekarang, misalnya pada pengendalian motor listrik yaitu dengan VSD, catu daya system propulsi, system HVDC (High Voltage Direct Curent) dan sebagainya. Namun, pada artikel ini akan dibahas secara umum bagaimana peranan elektronika daya dalam sector industry baja khususnya tentang pengendalian pada Rolling Mill Drives.

ROLLING DAN TANUR LISTRIK

ROLLING DAN TANUR LISTRIK“Roliing is a metal forming process in which metal stock is passed through one or more pairs of roils to reduce the thickness and to make the thickness uniform.”[2]. Menurut sumber yang telah kami kutip, Roliing adalah proses pembentukan logam yang mana stok logam dilewati leh satu atau banyak pasangan gulungan untuk mengurangi ketebalan.

Selain itu, pada proses produksi baja juga digunakan Electric Arc Furnace (Tanur Listrik). Tanur listrik merupakan tanur (tempat pembakaran) yang memanaskan material dengan prinsip busur listrik.

PENGENDALIAN ROLLING MILLS

PENGENDALIAN ROLLING MILLSDalam industri baja, seringkali digunakan topologi AC-AC Converter (Cyclo-converter) sebagai pengendali dari Rolling Mills-nya. Dengan menggunakan sistem kendal Cyclo-converter ini terdapat beberapa keuntungan yaitu :

1. Mengurangi biaya lifetime (lifetime cost)
2. Mengurangi pemeliharaan (maintenance)

Selain digunakan dalam pengendalian motor listrik dalam Rolling Mills, aplikasi dari Cyclo-converter juga dapat digunakan pada sistem propulsi kapal laut, sistem penggilingan bijih dan Cement Mill Drives. Selanjutnya akan dibahas bagaimana prinsip kerja dari Cyclo-converter.

Pada Cycloconverter, terdapat tiga prinsip kerja yaitu :

1. Single-phase to Single Phase (1f-1f) Cycloconverter
2.Three-Phase to Single-Phase (3f-1f)Cycloconverter
3. Three-Phase to Three-Phase (3f-3f) Cycloconverter

Namun, pada artikel ini akan dibahas hanya pada Single-phase to Single Phase (1f-1f) Cycloconverter.

Konverter ini terdiri dari rangkaian back-to-back connectiondan dua rangkaian penyearah gelombang penuh. Tegangan masukan vs adalah tegangan ac sinusoidal. Asumsi bahwa semua Thyristor memiliki sudut penyalaan a=0° yang artinya thyristor bekerja seperti layaknya dioda.Misalkan pada output, operasinya untuk mendapatkan satu per empat dari frekuensi input. Untuk dua siklus pertama, konverter positif beroperasi menyuplai arus pada beban. Dia menyearahkan tegangan input; sehingga, beban melihat 4 setengah siklus positif. Pada dua siklus selanjutnya, konverter negatif beroperasi menyuplai arus ke beban pada arah yang berlawanan. Hal di atas dapat dilihat pada gelombang pada gambar dibawah ini.

Frekuensi Vo dapat diubah dengan cara memvariasikan jumlah siklus positif dan negatifnya. Dengan operasi di atas, 1f-1f Cycloconverter dapat menyuplai tegangan tertentu pada sudut penyalaan tertentu.

jika anda ingin mencari situs untuk bermain judi slot online, kami akan merekomendasikan anda situs http://www.maha168.com/id/slots.html ,karena situs ini sudah terbukti akan membayar berapapun kemenangan yang anda menangkan.

Semoga artikel seputar peranan elektronika daya dalam industri baja dapat membantu anda menambah pengetahuan seputar elektronika daya.


Pengertian Dan Definisi Dari Elektronika Daya

Image result for apa itu elektronik daya"

PENGERTIAN ELEKTRONIKA DAYA

Elektronika daya adalah Ilmu yang mempelajari tentang teknologi elektronika untuk pengendalian dan pengaturan peralatan listrik yang berdaya besar [arus kuat] dengan cara meng- konversi arus, tegangan dan daya listrik.

Definisi Elektronika Daya

Elektronika daya adalah cabang ilmu elektronika yang berhubungan dengan pengolahan dan pembatasan daya listrik yang dijalankan secara elektronis (Rashid, M,2008). Elektronika daya berhubungan dengan pengolahan atau pemrosesan tenaga listrik, ialah merubah daya listrik dari satu format kebentuk lainnya dengan mengatur atau memodifikasi format tegangan atauarusnya mengaplikasikan peranti elektronik (Singh, 2008). Ruang lingkup elektronika daya mencakup: Elektronika, Teori rangkaian listrik, Cara kontrol, Elektromagnetika, Mesin – mesin listrik, Cara daya listrik, Bagian semikonduktor dan komputer (Acha, E, 2002).

Cara elektronika adalah dasar utama pada aplikasi elektronika daya. Cara elektronika akan membahas perihal kelengkapan elektronika yang terdiri dari semikonduktor dan bagian lainnya dalam suatu rangkaian elektronika. Untuk mempelejari elektronika daya dibutuhkan pemahaman kepada materi rangkaian elektronika bagus analog ataupun komputerisasi.

Cara daya Listrik, obyek utama dalam apliksasi elektronika daya dimana kelengkapan dan metode yang mempunyai daya (tegangan dan arus) listrik yang cukup besar. Oleh sebab itu untuk lebih memahami elektronika daya dibutuhkan pemahaman yang bagus kepada metode tenagalistrik.

Cara Kontrol, aplikasi elektronika daya pada lazimnya untuk melaksanakan pengendalian aplikasi di industri. Oleh sebab itu dibutuhkan pemahaman yang bagus kepada teknik dan metode kontrol beragam kelengkapan yang diterapkan di industri. Figur pembatasan yang paling kerap dijumpai ialah pembatasan kecepatan putar motor listrik, pembatasan torsi motor listrik, pembatasan kecepatan aliran (flow) minyak, gas, pembatasan temperature, pembatasan tekanan, pembatasan kecepatan conveyor, pembatasan gerakan kelengkapan di industri dan pembatasan-pembatasan parameter lainnya.

Cara komputer aplikasi industri kini ini kebanyakan telah terintegrasi dengan metode komputer. Untuk melaksanakan pembatasan beragam kelengkapan di industri dijalankan secara remote dan akibatnya bisa dimonitor dengan tampilan yang terintegrasi dengan database yang dioleh dalam komputer.

Konversi Energi

Ada empat ragam konversi daya atau ada empat variasi pemanfatan tenaga yang berbeda-beda, yakni penyearah, DC chopper, inverter, dan AC-AC konverter.

  • Penyearah: berfungsi menyearahkan listrik arus bolak-balik menjadi listrik arus sejalan.
  • DC Choper: diketahui juga dengan istilah DC-DC konverter. Listrik arus sejalan diubah dalam menjadi arus sejalan dengan besaran yang berbeda.
  • Inverter: yakni merubah listrik arus sejalan menjadi listrik arus bolakbalik pada tegangan dan frekuensi yang bisa dibatasi.
  • AC-AC Konverter: yakni merubah tenaga listrik arus bolak-balik dengan tegangan dan frekuensi tertentu menjadi arus bolak-balik dengan tegangan dan frekuensi yang lain. Ada dua variasi konverter AC, yakni pengatur tegangan AC (tegangan berubah,frekuensi konstan) dan cycloconverter (tegangan dan frekuensi bisa dibatasi).

Bagian Elektronika Energi

  • Dioda
  • Transistor
  • Thyristor
  • IGBT ( Insulated Gate Bipolar Transistor)

Aplikasi Elektronika Energi

Aplikasi dari elektronika daya semisal sebagai pengendali tegangan AC, penguasaan dimer,dan aplikasi IGBT untuk inverter .

1. Pengendali Tegangan AC

Teknik pengendalian fasa memberikan kemudahan dalam metode penguasaan AC. Pengendali tegangan saluran AC diterapkan untuk merubah-ubah harga rms tegangan AC yang dicatukan ke muatan dengan mengaplikasikan Thyristor sebagai sakelar. Penerapan alat ini antara lain, mencakup:

  • Kontrol penerangan 290
  • Kontrol alat-alat pemanas
  • Kontrol kecepatan motor induksi

2. Pengaturan Dimer

Pengaturan yang dapat dijalankan dengan mengaplikasikan metoda ini cuma terbatas pada muatan fasa satu saja. Untuk muatan yang lebih besar,sistem penguasaan, kemudian dimaksimalkan lagi mengaplikasikan metode fasa tiga, bagus yang separuh gelombang ataupun gelombang penuh (rangkaian jembatan).

3. Aplikasi IGBT untuk Konverter

Rangkaian Cycloconverter di mana tegangan AC 3 phasa disearahkan menjadi tegangan DC oleh enam buah Diode. Berikutnya sembilan buah IGBT menyusun konfigurasi yang akan menjadikan tegangan AC 3 phasa dengan tegangan dan frekuensi yang bisa dibatasi, dengan mengontrol waktu ON oleh generator PWM. Rangkaian VVVF ini diterapkan pada KRL merk HOLEC di Jabotabek.